Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran fisiologi olahraga dalam meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan mental. Fisiologi olahraga mempelajari respons tubuh terhadap aktivitas fisik, yang mencakup peningkatan kapasitas kardiovaskular, kekuatan otot, fleksibilitas, dan metabolisme. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest untuk memberikan pengaruh program latihan fisik terhadap kebugaran fisik dan kondisi fisiologis. Sebanyak 50 orang dewasa sehat berusia 18–35 tahun berpartisipasi, dengan 40 subjek yang memenuhi kriteria inklusi bagian menjadi dua kelompok: eksperimen (20 individu) dan kontrol (20 individu). Kriteria inklusi meliputi usia 18–35 tahun, kondisi kesehatan yang baik, dan kesediaan mengikuti program latihan. Sementara itu, kriteria eksklusi mencakup kondisi medis tertentu atau cedera selama masa penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip fisiologi olahraga dalam program latihan terstruktur mampu meningkatkan tingkat kebugaran fisik siswa, seperti daya tahan jantung-paru, kekuatan otot, dan fleksibilitas. Selain itu, aktivitas fisik yang rutin juga berkontribusi pada peningkatan kesehatan mental dengan menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan. Studi ini menekankan pentingnya integrasi ilmu fisiologi olahraga dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani untuk mendukung kebugaran fisik dan Kesehatan mental.
Copyrights © 2024