Pembelajaran sastra di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memainkan peran penting dalam mengembangkan literasi, keterampilan berbahasa, serta pemahaman budaya siswa. Proses pembelajaran mencakup penguasaan pengetahuan dan keterampilan melalui pengalaman atau instruksi yang tertata untuk meningkatkan kualitas belajar. Dalam konteks ini, evaluasi memiliki peranan fundamental sebagai alat ukur pencapaian siswa dalam memahami, mengekspresikan, dan mengapresiasi karya sastra. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain evaluasi pembelajaran sastra di SMP Methodist 9 Medan dan mengeksplorasi upaya pengembangan desain evaluasi yang komprehensif. Melalui metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa kelemahan dalam desain evaluasi, di antaranya: (1) terfokus pada aspek kognitif, (2) kurangnya instrumen untuk mengukur literasi sastra, dan (3) rendahnya kemampuan apresiasi dan analisis siswa terhadap karya sastra. Akibatnya, siswa cenderung hanya menghafal materi tanpa pemahaman mendalam.
Copyrights © 2025