Artikel ini membahas peran pelatihan jurnalistik dalam meningkatkan kemampuan literasi remaja. Dalam konteks perkembangan digital yang pesat, literasi informasi dan media menjadi keterampilan penting bagi remaja untuk menavigasi dunia yang penuh informasi. Pelatihan jurnalistik, sebagai metode pendidikan, menawarkan pendekatan praktis yang memadukan teori dan praktik jurnalistik. Dengan melibatkan remaja dalam kegiatan seperti penulisan berita, wawancara, dan penelitian, pelatihan ini berpotensi memperkuat keterampilan literasi mereka, termasuk analisis kritis dan kemampuan komunikasi. Penelitian ini menggunakan studi kasus dari beberapa program pelatihan jurnalistik untuk mengevaluasi dampaknya terhadap literasi remaja. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan jurnalistik dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan literasi remaja, memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang media, dan membekali mereka dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan mereka. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi pelatihan jurnalistik dalam kurikulum pendidikan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan literasi remaja.
Copyrights © 2024