Kurikulum merdeka yang diberlakukan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menuntut lulusan mampu menjadi wirausaha mandiri sebagai pilihan prioritas ketika lulus. Hal ini diperparah dengan belum adanya SMK yang ada di wilayah Pantai Utara Gresik yang menerapkan kurikulum OBE pada RPP yang digunakan pada saat menyampaikan materi pembelajaran. Siswa perlu dibekali dengan banyak tugas dan praktek serta magang pada industri sebagai pengalaman dan memperdalam kompetensinya. Permasalahan yang dihadapi sekolah yang berada di Wilayah Pantai Utara Gresik adalah masih terbatasnya kemampuan guru merekonstruksi kurikulum mata pelajaran Pendidikan Kewirausahaan dengan fokus pada capaian outcome pembelajaran. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kemampuan guru memahami dan merekonstruksi kurikulum OBE. Metode pengabdian yang digunakan berupa pelatihan, pendampingan dan evaluasi pada guru pengajar mata pelajaran Pendidikan Kewirausahaan. Berdasarkan hasil kuesioner evaluasi pelatihan, menunjukkan skor rata-rata 2.95 tergolong Baik. Hasil pengabdian terlihat pada tersusunnya RPP dan modul ajar yang telah sesuai dengan kurikulum OBE.
Copyrights © 2024