Demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang masih banyak menimbulkan kematian. Untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit DBD dilakukan melalui penggunaan larvasida alami yang berasal dari tanaman pala. Salah satu zat aktif dari tanaman pala yaitu miristisin yang diduga memiliki aktivitas psikofarmakologis sebagai insektisida. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui LC50 dari miristisin dengan variasi konsentrasi 5, 10, 15, dan 20 ppm. Objek yang digunakan yaitu larva Aedes aegypti instar III. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi miristisin (Myristica fragrans Houtt) yang dapat membunuh larva Aedes aegypti Instar III berdasarkan LC50 yaitu pada konsentrasi 11,655 ppm pada jam ke-12 dan 15,230 ppm pada jam ke-24.
Copyrights © 2021