Tingkat konsumsi jamu beras kencur masih diminati hingga saat ini karena dipercaya mampu memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. Rimpang kencur mempunyai kandungan senyawa minyak atsiri, flavonoid, dan saponin dan memiliki bioaktivitas antijamur. Tujuan dari penelitian ini yakni guna mengetahui Angka Kapang Khamir (AKK) pada jamu beras kencur. Teknik random sampling diadopsi guna memilih sampel jamu tersebut didapat dari tiga pedagang jamu di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Sampel yang telah dihomogenkan dan diencerkan ditanam dalam media PDA (Potato Dextrose Agar). Hasil yang diperoleh bahwa nilai AKK tertinggi dari jamu tersebut memiliki jumlah 140 koloni. Apabila nilai AKK tinggi, maka jamu tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Kata Kunci : Jamu Beras Kencur, Nilai Angka Kapang Khamir (AKK)
Copyrights © 2022