Masa remaja adalah periode dari anak-anak hingga dewasa. Remaja masih mengevaluasi diri mereka untuk berkembang ke arah positif atau negatif. Apabila remaja yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka, yaitu harga diri, akan mengembangkan perilaku negatif, seperti menjadi korban bullying. Remaja membutuhkan pengawasan dan perlindungan, termasuk saat berada di lingkungannya, agar dapat memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupan. Korban yang mendapatkan perlikau bullying dipengaruhi oleh lingkungan mereka yang tidak dapat menciptakan suasana psikologis yang sehat bagi remaja. Tujuan dalam peneliian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara perilaku bullying dengan harga diri pada remaja di kelurahan 8 ulu. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuanitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 190 remaja yang mana dari subjek tersebut sebanyak 123 remaja yang digunakan sebagai sampel. Pengambilan teknik sampel menggunakan teknik probability sampling yaitu purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukan koefisien korelasi r = 0,996 dengan nilai desterminasi R- Square = 0992, serta nilai p=0,000. Hasil analisia yang diperoleh menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara hubungan perilaku bullying dengan harga diri pada remaja di kelurahan 8 ulu sebesar 80%.
Copyrights © 2024