Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penyesuaian Diri Pasangan Pernikahan Dini (Studi Fenomenologi Pada Pasangan Suami Istri DI Desa Kayu Arabatu) Wahyudi, Mukri; Sujarwo, Sawi
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v13i2.7433

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri pada pasangan pernikahan dini di Desa Kayu Arabatu. Dan Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya Pernikahan dini pada pasangan pernikahan dini di Desa Kayu Arabatu. Dalam penelitian ini menggunakan dua pa sang subjek penelitian, yang dimana kedua pasang subjek ini sama-sama pelaku pernikahan dini di Desa Kayu Arabatu, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian kualitatif ini adalah pendekatan fenomenologi, Alat pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentas. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa penyesuaian diri pada pasangan pernikahan dini di Desa Kayu Arabatu yaitu pasangan pernikahan dini dapat menyesuaian diri dengan pasangannya melalui pendekatan emosional, menjalin komunikasih yang baik dan terdapat faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya pernikahan dini di Desa Kayu Arabatu yaitu faktor rendahnya tingkat pendidikan membuat orang menjadi rendah pengetahuan tentang pernikahan sehingga membuat remaja rentan melakukan pernikahan dini.
Hubungan Antara Perilaku Bullying Dengan Harga Diri Pada Remaja Di Kelurahan 8 Ulu Hasana, Nurul; Sujarwo, Sawi
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 3 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i3.354

Abstract

Masa remaja adalah periode dari anak-anak hingga dewasa. Remaja masih mengevaluasi diri mereka untuk berkembang ke arah positif atau negatif. Apabila remaja yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka, yaitu harga diri, akan mengembangkan perilaku negatif, seperti menjadi korban bullying. Remaja membutuhkan pengawasan dan perlindungan, termasuk saat berada di lingkungannya, agar dapat memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupan. Korban yang mendapatkan perlikau bullying dipengaruhi oleh lingkungan mereka yang  tidak dapat menciptakan suasana psikologis yang sehat bagi remaja. Tujuan dalam peneliian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara perilaku bullying dengan harga diri pada remaja di kelurahan 8 ulu. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuanitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 190 remaja yang mana dari subjek tersebut sebanyak 123 remaja yang digunakan sebagai sampel. Pengambilan teknik sampel menggunakan teknik probability sampling yaitu purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukan koefisien korelasi r = 0,996 dengan nilai desterminasi R- Square = 0992, serta nilai p=0,000. Hasil analisia yang diperoleh menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara hubungan perilaku bullying dengan harga diri pada remaja di kelurahan 8 ulu sebesar 80%.
PROGRAM PENYULUHAN KESEHATAN MENTAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN REMAJA DI KECAMATAN ILIR TIMUR II PALEMBANG Sujarwo, Sawi; Endila, Yovan
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v2.i1.90

Abstract

Kegiatan KKL/PPM ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan IT 2 Palembang, pada bagian Seksi Pemberdayaan Manusia. Program utama yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan mental, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode observasi dan wawancara singkat terhadap 8 orang dari masyarakat sekitar. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengolah data yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Implementasi program mencakup penyampaian materi kesehatan mental secara interaktif serta pembagian bahan edukasi sederhana. Kendala yang dihadapi selama implementasi meliputi keterbatasan waktu, jumlah peserta, serta variasi pemahaman masyarakat mengenai isu kesehatan mental. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan mental dan pentingnya pengelolaan stres. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan berbasis wawancara dan observasi singkat dapat menjadi metode yang efisien dalam memberikan edukasi kesehatan mental. Saran yang diberikan adalah memperluas jangkauan peserta, menambah durasi program, dan memanfaatkan media edukasi digital untuk implementasi ke depan.
Penyuluhan Dengan Metode Interaktif Terhadap Bullying pada Siswa SDN 15 Tanjung Batu Sujarwo, Sawi; Sivtalia, Peny
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penindasan adalah tindakan kekerasan atau tindakan kekerasan atau perilaku tidak menyenangkan yang disengaja dan berulang-ulang terhadap individu yang dianggap lebih lemah. Di kalangan siswa sekolah dasar, perundungan sering kali terjadi dalam bentuk perilaku fisik, verbal, atau sosial, dan dapat mengganggu proses belajar serta perkembangan emosi dan sosial anak. metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini adalah metode interaktif, yang melibatkan siswa secara aktif dalam berbagai kegiatan seperti diskusi kelompok, permainan peran, simulasi, dan kegiatan kolaboratif. Hasil kegiatan penyuluhan ini berhasil meningkatkan partisipasi siswa. Selama penyuluhan, siswa tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga terlibat secara aktif dalam diskusi, permainan peran, dan simulasi yang memperlihatkan dampak dari bullying. Mereka tidak hanya diajarkan untuk memahami teori tentang bullying, tetapi juga diberi kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung, yang membuat materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diterima oleh siswa. Interaksi ini menciptakan suasana yang lebih terbuka di mana siswa dapat dengan bebas mengungkapkan pendapat dan pengalaman mereka mengenai bullying, yang tentu saja memperkaya diskusi yang ada.
Penerapan Teknik Relaksasi dan Manajemen Stres Untuk Mengurangi Stres pada Masyarakat Desa Limbang Jaya II Sujarwo, Sawi; Puspita, Dita
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v4i1.6100

Abstract

Lembaga pendidikan Sekolah kesejahteraan psikologis merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan individu dan masyarakat, yang berperan dalam menentukan kualitas hidup secara keseluruhan. Namun, stress menjadi salah satu permasalahan yang sering kali dihadapi masyarakat modern, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Limbang Jaya II. Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini yaitu Kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan jumlah partisipasi sebanyak 18 orang yang dipilih secara purposive. Hasil pengabdian Masyarakat tersebut berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tujuan utama yaitu memberikan pelatihan tentang teknik relaksasi dan manajemen stres kepada masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan yang meliputi observasi, diskusi, persiapan teknis, pelatihan, hingga evaluasi, masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mengelola stres dan menerapkan teknik relaksasi dalam kehidupan sehari-hari.
Sosialisasi Multiple Intelligence dengan Metode Holistik Untuk Meningkatkan Prestasi Sesuai Tipe Kecerdasan Pada Siswa SD Negeri 06 Tanjung Batu Sujarwo, Sawi; Syawalsa, Afifah Randa
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v4i1.6174

Abstract

Dalam dunia pendidikan, teori multiple intelligences mulai diterima karena dianggap lebih melayani semua kecerdasan yang dimiliki anak. Konsep MI menjadikan pendidik lebih arif melihat perbedaan, dan menjadikan anak merasa lebih diterima dan dilayani. Konsep ini “menghapus” mitos anak cerdas dan tidak cerdas, karena menurut konsep ini, semua anak hakikatnya cerdas. Hanya saja konsep cerdas itu perlu diredefinisi dengan landasan baru. Metode yang digunakan yaitu sosilisasi dengan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan skala linkert dan wawancara serta penyebaran skala linkert. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dapat mengenali kecerdasan dominan yang mereka miliki, seperti yang tercermin dalam partisipasi mereka dalam berbagai kegiatan. Banyak di antara mereka merasa lebih percaya diri setelah menyadari bahwa setiap individu memiliki potensi unik, serta bahwa kecerdasan tidak terbatas hanya pada aspek akademik. Dengan pemahaman ini, siswa semakin menghargai keberagaman dan perbedaan yang ada di lingkungan mereka.
Hubungan Antara Religiusitas Dengan Penalaran Moral Pada Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Muara Enim Al Farhani, Muhammad Ridwan; Sujarwo, Sawi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 1 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i1.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Religiusitas dan penalaran Moral pada siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Muara Enim. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jumlah Populasi dalam penelitian ini sebanyak 755 yang mana dari subjek tersebut sebanyak 238 siswa yang digunakan sebagai sampel. Pengambilan teknik sampel menggunakan teknik sampling simple random sampling dengan jumlah 238 sampel. Metode pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan alat ukur berupa skala Religiusitas, dan skala Penalaran Moral. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 20 for windows. Hasil analisis data penelitian dengan menggunakan SPSS ini menunjukkan koefisien korelasi r = 0, 417 dengan nilai determinasi R-Square = 0.174, serta nilai p = 0,000. Hasil analisa yang diperoleh menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara hubungan Religiusitas dan Penalaran Moral pada siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Muara Enim sebesar 17.4%.
Pengaruh Metode Eksperimen Pencampuran Warna Dengan Kreativitas Anak Tunagrahita Ringan Di SLB-C Autis Pelita Hati Kota Palembang Buprayundira, Buprayundira; Sujarwo, Sawi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 2 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i2.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara metode eksperimen pncampuran warna dengan kreativitas anak Tunagrahita ringan di SLB-C Autis Pelita Hati   Palembang Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif ekperimental. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain preeksperimental dengan one group pretest -posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta didik Tunagrahita ringan di SLB-C Autis Pelita Hati   Palembang keseluruhan berjumlah 15 siswa yang tersebar pada jenjang pendidikan dari SDLB, SMPLB dan SMALB, Adapun sampel penelitian ini sebanyak 7 orang peserta didik Tunagrahita ringan yang perlu dikembangkan kreativitasnya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive sampiling. Metode analisis data Uji Normalitas dan Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji t Paired Sample T-Test. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh eksperimen pencampuran warna yang sangat signifikan terhadap kemampuan kreativitas siswa tunagrahita ringan di SLB-C Autis Pelita Hati Palembang.
Psychosocial Interventions to Improve Quality of Life in Drug Users at the National Narcotics Agency Primary Clinic of South Sumatra Elysia, Aldora Cinta; Sujarwo, Sawi
International Journal Scientific and Professional Vol. 4 No. 3 (2025): June-August 2025
Publisher : Yayasan Rumah Ilmu Professor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56988/chiprof.v4i3.113

Abstract

Background: The increasing trend in the number of drug users in various circles makes this issue a major concern for the government and related institutions in efforts to overcome drug abuse. The challenges in dealing with drug problems remain large despite the decline in the prevalence of drug abuse in Indonesia. Aims: to obtain a clear and comprehensive picture of the rehabilitation process for outpatient NAPZA user clients at the South Sumatra BNNP Pratama Clinic and to understand how psychosocial interventions are implemented to support client recovery during the rehabilitation program. Methods: The approach used in this report is a descriptive qualitative approach, with psychosocial interventions applied to drug abuse clients. The research process was carried out for 3 months, starting from March 3-June 2025, at the South Sumatra BNNP using the intervention provided in the form of psychosocial interventions. Data collection was carried out in three ways, Participatory Observation, Case Study, and Documentation. The data analyzed were in the form of documents resulting from psychosocial interventions through individual, group, family and couple counselling. Result: Psychosocial interventions in outpatient rehabilitation at the Pratama Clinic of the South Sumatra BNNP have been shown to have a positive impact on improving the quality of life of drug users. These interventions include individual counselling, family counselling, couples counselling, and complementary group counselling. Conclusion: psychosocial intervention can make positive developments, such as increased motivation to stop using drugs, improved quality of life, and the ability to manage emotions and improve social and family relationships.
Rehabilitation Program Through Counseling with CBT Approach to Support Client Psychological Recovery at Pratama Clinic BNNP South Sumatra Riswanda, Athiyah Zalfa; Sujarwo, Sawi
International Journal Scientific and Professional Vol. 4 No. 3 (2025): June-August 2025
Publisher : Yayasan Rumah Ilmu Professor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56988/chiprof.v4i3.114

Abstract

Background: Cases of violence against children and women, especially sexual violence, are still a serious problem. The psychological impact of cases like this cannot be considered trivial. Victims can experience excessive anxiety, depression, guilt, and loss of self-confidence. Early Psychological Support (DPA) or Psychological First Aid (PFA) is an initial approach to help individuals experiencing crisis, trauma, or emotional distress. Methods: The approach used in this report is a descriptive qualitative approach to understand the outpatient rehabilitation process in depth. This research was conducted at the Department of Women's Empowerment and Child Protection of South Sumatra City. The intervention used in this case study was Cognitive Behavior Therapy (CBT) intervention on sexual violence victims. Data collection was carried out in three ways: Participatory Observation, Case Study, and Documentation. The analysed data were in the form of documents resulting from CBT interventions. Result: Early Psychological Support (EPS) intervention conducted by DPPPA showed that the subject experienced significant positive changes. After receiving the intervention, the subject began to dare to open up and share his feelings with his closest friends. He also took a firm step by deleting his old Instagram account, which was previously associated with a traumatic experience. This behavioural change demonstrates the effectiveness of EPS in facilitating the subject's psychological recovery process. Conclusion: Early Psychological Support (DPA) provided by the Palembang City DPPPA has proven effective in helping recovery process. A collaborative approach between the school and the DPPPA was a key factor in the successful handling of this case.