Kampung Wisata Caping Pontianak berpotensi besar sebagai tujuan wisata unggulan, tetapi masih terdapat berbagai tantangan dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi pembangunan berkelanjutan di Kampung Wisata Caping Pontianak dengan fokus pada tantangan, peluang, serta dampak sosial, ekonomi, lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif, dengan metode purposive sampling untuk memilih enam partisipan. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan pengumpulan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat tantangan pembangunan berkelanjutan di Kampung Wisata Caping Pontianak yaitu sumber keuangan terbatas, kurangnya SDM potensial, promosi terbatas, dan pemesanan paket wisata di muka. Namun, ada tiga peluang : potensi wisata budaya, alam, dan buatan; keterlibatan aktif masyarakat; dan dukungan pemerintah dan lembaga non pemerintah. Dampak sosial : peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya, kebersihan lingkungan, dan pengelolaan sampah. Dampak ekonomi : tercipta lapangan kerja baru dan memberikan sumber pendapatan tambahan. Dampak lingkungan : lingkungan yang lebih bersih, indah dan berwarna
Copyrights © 2024