Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi pendidikan Islam pada masa penjajahan Belanda di Indonesia, dengan fokus pada kebijakan kolonial, respons komunitas Muslim, serta dampaknya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari sumber-sumber pustaka, termasuk buku, jurnal, dan dokumen sejarah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam pada masa ini menghadapi tantangan signifikan akibat kebijakan diskriminatif pemerintah kolonial, yang berusaha mengarahkan pendidikan untuk kepentingan administrasi kolonial. Meskipun demikian, pesantren tetap berfungsi sebagai benteng identitas keislaman dan tempat pengkaderan tokoh pergerakan nasional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang sejarah pendidikan Islam dan menjadi referensi untuk pengembangan pendidikan Islam yang lebih inklusif di masa depan
Copyrights © 2024