Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran yang dilakukan disekolah yang bersifat monoton dan konvensional sehingga kemampuan HOTS tidak berkembang secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan perilaku prososial dan HOTS pada anak usia dini. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas dan linieritas serta uji hipotesis menggunakan persamaan korelasi Pearson Product Moment. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui penyebaran angket dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perilaku Prososial & Kemampuan Hots anak usia 5-6 tahun di TK Jihad berkembang sesuai dengan harapan (2) terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku prososial dengan kemampuan HOTS anak usia 5-6 tahun (3) Perilaku Prososial dan kemampuan berpikir kritis (HOTS) saling terkait dan saling menguntungkan. Tingkatan keeratan hubungan antara perilaku prososial dengan kemampuan berpikir kritis (HOTS) anak yaitu sebesar 0,78 dan termasuk hubungan yang kuat. Hal tersebut menggambarkan perilaku prososial pada masa awal kehidupan anak dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, oleh karena itu program pembelajaran PAUD harus menekankan pada perilaku prososial untuk memfasilitasi perkembangan anak secara optimal.
Copyrights © 2024