Tingginya penggunaan kendaraan diesel di Indonesia memberikan preferensi bahan bakar yang berbeda di pasaran. Beragam jenis bahan bakar diesel tersebut memiliki berbagai keunggulannya masing-masing dengan nilai cetane yang berbeda. Nilai cetane pada bahan bakar diesel sangat berpengaruh dalam proses pembakaran yang terjadi. Selain hal tersebut, waktu penginjeksian bahan bakar yang terlalu cepat atau lambat juga dapat mempengaruhi daya yang dihasilkan oleh mesin diesel. Untuk mengatur waktu penginjeksian bahan bakar perlu disesuaikan dengan nilai cetane bahan bakar yang digunakan. Proses ini disebut dengan engine tuning. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh variasi nilai cetane dan waktu penginjeksian bahan bakar terhadap daya dan SFC yang dihasilkan. Metode pengujian eksperimental dilakukan dengan menguji mesin uji pada sasis dinamometer. Waktu penginjeksian bahan bakar dilakuan sekitar 2 – 40 piston mendekati titik mati atas dari setiap variasi bahan bakar. Dalam penelitian ini diperoleh bahwa kinerja terbaik pada sebuah mesin diesel yang dilakukan proses tuning dapat meningkatkan daya yang dihasilkan sebesar 196,4% dari kondisi standar.
Copyrights © 2024