Anemia pada ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan. Berdasarkan studi pendahuluan Puskesmas Perawatan Simpang Empat banyak ditemukan ibu hamil yang anemia sebesar 10,2%. Sehingga peneliti ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Umur dan Tingkat Pengetahuan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Perawatan Simpang Empat Tahun 2024. Populasi sebanyak 215 ibu hamil dan ditemukan sampel sebanyak 68 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Simpang Empat. Penelitian menggunakan metode cross sectional. Sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Penelitian ini telah mendapatkan surat Penerimaan Ethical Clearance dari KEPK Polttekkes Kemenkes Banjarmasin dengan No.915/KEPK-PKB/2024. Responden mengalami anemia sebanyak 43 responden (63,2%). Umur berisiko sebanyak 40 responden (58,8%) dan pengetahuan ibu hamil yang kurang ditemukan sebanyak 28 responden (41,2%). Analisis uji Chi Square diperoleh hasil dengan ρ-value = 0,000 bahwa ada hubungan umur dan tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Ibu hamil yang umurnya tidak berisiko maka kecil kemungkinan untuk mengalami anemia dan semakin baik tingkat pengetahuan ibu hamil maka semakin besar terhindar dari kejadian anemia. Disarankan pada petugas kesehatan lebih intensif dalam memberikan informasi pada ibu hamil tentang anemia dan penanganannya misalnya dengan melakukan Promosi Kesehatan atau penyuluhan pada kelas Ibu Hamil dengan pemberian leaflet sebagai bahan bacaan.
Copyrights © 2025