Artikel ini mengupas tentang pembinaan terhadap warga gereja khususnya bagi lansia. Lansia merupakan kelompok masyarakat yang rentan menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek kesehatan fisik, psikologis, maupun sosial. Proses penuaan sering kali disertai dengan penurunan fungsi tubuh, peningkatan risiko penyakit kronis, serta isolasi sosial yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, pembinaan lansia menjadi penting untuk mendukung kehidupan yang sehat, aktif, dan produktif di usia lanjut. Program pembinaan lansia mencakup edukasi kesehatan, pemberdayaan sosial, dan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, pembinaan juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan mental melalui dukungan emosional dan aktivitas yang melibatkan komunitas. Dengan adanya pembinaan yang terstruktur, lansia dapat mempertahankan kemandirian, memperkuat hubungan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lansia itu sendiri, tetapi juga mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif dan peduli terhadap semua kelompok usia.
Copyrights © 2025