Penelitian ini didasari oleh permasalahan bahwa program Asesmen Kompetensi Minimum belum dilaksanakan secara optimal dan guru di MIS Islamiyah Kendal Kabupaten Cirebon belum memahami program Asesmen Kompetensi Minimum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dalam meningkatkan kualitas pendidikan di MIS Islamiyah Kendal Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber informannya terdiri dari kepala sekolah, operator, wakil bidang kurikulum, dan 2 orang siswa yang mengikuti Asesmen Kompetensi Minimum. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dari penelitian ini, yaitu mereduksi data, penyajian data mengenai seluruh informasi pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, yaitu (1) MIS Islamiyah Kendal Kabupaten Cirebon telah melaksanakan Asesmen Kompetensi Minimum secara mandiri (2) Kendala pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum yaitu tidak adanya ruang komputer, kurangnya media mengenai program penguatan literasi membaca dan numerasi, Guru kelas V belum memamahamit program Asesmen Kompetensi Minimum. Solusi dalam mengatasi kendala tersebut yaitu dengan mengadakan program pojok baca di kelas, mengadakan program gerakan literasi sekolah dan juga guru dapat mengikukuti seminar Asesmen Kompetensi Minimum (3) Hasil Asesmen Kompetensi Minimum di MIS Islamiyah Kendal Kabupaten Cirebon masuk kedalam kategori peringkat bawah. Capaian siswa pada kompetensi literasi membaca masuk peringkat menengah bawah 41-60%. Sedangkan hasil capaian numerasi masuk peringkat paling bawah 81-100%. Maka pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum di MIS Islamiyah Kendal Kabupaten Cirebon belum terlaksana secara optimal serta harus dilakukan perbaikan pembelajaran di kelas.Â
Copyrights © 2023