Mutu pelayanan laboratorium sangat dipengaruhi oleh sumber daya manusia dalam hal ini ATLM sebagai penentu diagnosa. Laboratorium dalam kegiataannya melaksanakan pemantapan mutu khususnya internal yang sesuai standar operasional prosedur untuk mengendalikan hasil dan mengetahui penyimpangan hasil sehingga dapat memberikan mutu yang baik dan memuaskan pelanggan laboratorium. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan ATLM terhadap mutu pelayanan laboratorium. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ATLM dan pasien pengguna Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Samarinda yang berjumlah 14 orang. Mutu pelayanan laboratorium di nilai berdasarkan kepatuhan ATLM dan kepuasaan pelanggan laboratorium. Hasil : Sumber daya manusia (ATLM) sebagian besar menerapkan kepatuhan dalam menjalankan pemantapan mutu sesuai SOP pada tahap pra analitik, analitik, dan pasca analitik sebanyak 12 responden (87,5%). ATLM di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Samarinda mempunyai mutu pelayanan yang baik sebanyak 11 responden (78,6%). Ada hubungan yang bermaknna tingkat kepatuhan ATLM terhadap mutu pelayanan laboratorium di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Samarinda nilai sig adalah 0,001 dimana <0,05 maka artinya ada hubungan yang signifikan antara variabel tingkat kepatuhan ATLM dengan mutu pelayanan, kemudian diperoleh angka koefisien korelasi sebesar 0,848 artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) antara variabel tingkat kepatuhan ATLM dengan mutu pelayanan internal adalah sebesar 0,848 atau sangat kuat. Kesimpulan : Terdapat hubungan kepatuhan ATLM terhadap standar operasional prosedur mutu laboratorium, semakin patuh ATLM terhadap standar operasional prosedur (SOP) akan meningkatkan mutu pelayanan laboratorium.
Copyrights © 2024