Perubahan pada era industri 4.0 yang masif menuntut kemampuan adaptasi dan pengembangan diri yang cepat, termasuk pada kurikulum Teknik Industri. Ketidakmampuan untuk beradaptasi dapat meningkatkan tingkat stres yang mempengaruhi proses mental mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi dan membandingkan perbedaan proses mental yang dialami oleh mahasiswa Teknik Industri secara statistik. Metode yang digunakan adalah uji t-sampel independen dan uji Mann-whitney U. Pengambilan data menggunakan metodologi Rating Scale Mental Scale (RSME). Hasil yang didapatkan adalah empat dari enam indikator memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi pada mata kuliah Teori Probabilitas. Meskipun demikian, nilai p-value pada seluruh indikator melebihi dari tingkat signifikansi. Nilai tersebut menyatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor rata-rata kelompok Statistika Industri dan kelompok Teori Probabilitas. Proses mental yang dialami oleh mahasiswa tidak ada hubungannya pemrosesan pengolahan data antara menggunakan perangkat lunak dan tanpa perangkat lunak.
Copyrights © 2024