Kehadiran gulma menyebabkan terjadinya kompetisi dengan tanaman budidaya dalam memperoleh air, unsur hara, cahaya dan ruang tumbuh. Keberadaan gulma di lahan pertanian tentunya sangat beragam. Salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan beberapa jenis gulma yang berbeda dalam satu populasi yaitu dengan melakukan pencampuran herbisida. Penggunaan dua jenis atau lebih herbisida mampu meningkatkan efektivitas pengendalian gulma, serta dapat menekan resistensi gulma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat aktivitas herbisida campuran dengan bahan aktif Atrazin, Mesotrion, dan Nikosulfuron terhadap gulma umum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 "“ Januari 2023 selama 3 bulan di Lokasi percobaan dan Laboratorium Pestisida, Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 taraf dosis perlakuan yang diulang 5 kali. Variable yang diamati dalam penelitian ini adalah fitotoksitas dan intensitas kerusakan gulma setelah aplikasi herbisida. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam dan analisis probit menggunakan program SAS dilanjutkan dengan perhitungan indeks kombinasi. Hasil penelitian menunjukkan herbisida campuran berbahan aktif atrazin + mesotrion + nikosulfuron menunjukkan nilai indek kombinasi sebesar 0,98 (IK ≤ 1) sehingga herbisida campuran bersifat tidak antagonis.
Copyrights © 2025