Penelitian ini mengeksplorasi integrasi ideologi dan inklusivitas dalam komunikasi politik melalui strategi media sosial Partai Gerindra. Di era digital, media sosial telah menjadi alat utama komunikasi politik, memungkinkan partai menjangkau audiens yang lebih luas dan heterogen. Studi ini berfokus pada bagaimana Partai Gerindra menggunakan media sosial seperti TikTok, X (sebelumnya Twitter), dan Instagram untuk menyampaikan pesan ideologis secara adaptif, relevan, dan inklusif. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif, didukung oleh data sekunder dari literatur dan analisis konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partai Gerindra berhasil mengemas pesan politik dengan gaya personalisasi dan humor melalui platform seperti TikTok, yang populer di kalangan Gen Z. Strategi ini menciptakan interaksi dua arah yang responsif dan meningkatkan keterlibatan publik, tanpa kehilangan identitas ideologis partai. Temuan ini menegaskan bahwa strategi komunikasi yang relevan dan inklusif dapat menjembatani kepentingan ideologis dengan kebutuhan masyarakat akan keterbukaan, sekaligus memperkuat citra positif partai di era media sosial.
Copyrights © 2024