Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak dari model pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap motivasi siswa dalam belajar kebugaran jasmani. Penelitian ini menerapkan model praeksperimental dengan desain yang digunakan "One Group Siklus 1 – Siklus 2". Sampel diambil menggunakan teknik nonprobability sampling, dengan jumlah total 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket. Analisis data mencakup penggunaan statistik deskriptif, yang meliputi penyajian rata-rata, persentase, deviasi standar, serta pengujian untuk memeriksa normalitas dan homogenitas data. Berdasarkan hasil penelitian, motivasi belajar peserta didik mengalami peningkatan sebesar 9% setelah penerapan model pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam mata pelajaran kebugaran jasmani di kelas 5 SDN Babatan IV. Penerapan CRT cenderung meningkatkan motivasi belajar karena metode ini memperhatikan latar belakang budaya dan pengalaman siswa selama proses pembelajaran.
Copyrights © 2024