Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan atas kebutuhan di tengah-tengah mahasiswa Institut Agama Kristen Renatus Pematang Siantar. Sebagian besar mahasiswa telah menjalani pelayanan akhir minggu dan pelayanan praktek setahun di Gereja, Sekolah ataupun Lembaga Kristen lainnya di lingkup dan di luar Sumatera Utara. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam menerapkan prinsip kepemimpinan karena melihat perbedaan usia dengan jemaat atau komunitas yang dilayani. Kesulitan ini sangat dapat dimengerti karena mahasiswa baru berusia di bawah 23 tahun sedangkan jemaat yang dilayani berusia lebih dari usianya bahwa layak disebut kakek atau nenek. Selain itu materi kepemimpinan di kelas kuliah tidak banyak dengan memperhatikan komposisi kurikulum yang diberikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini berupa ceramah dan semi workshop melalui penelusuran Kitab Suci yang merujuk pada tema kepemimpinan yang menghamba. Alkitab mengajarkan agar seseorang harus menjadi Hamba jika ingin melayani dan ingin menjadi besar. Narasumber dipilih dan dipertimbangkan secara matang agar penanaman prinsip kepemimpinan mudah dipahami dan peserta yakin untuk menjalankannya. Kegiatan ini sangat penting dilaksanakan di Perguruan Tinggi Teologi agar mahasiswa mempunyai pemahaman yang benar dan keyakinan kokoh akan penerapan prinsip kepemimpinan yang menghamba
Copyrights © 2024