Abstrak: Tidur merupakan salah satu kebutuhan yang penting agar tubuh dapat berfungsi secara optimal (Caesarridha, 2021). Tidur merupakan proses untuk pemulihan tubuh dan otak (Palayukan, 2020). Kebutuhan tidur dapat diketahui dari dua faktor yaitu kuantitas dan kualitas tidur. Kuantitas tidur merupakan durasi tidur yang cukup bagi seseorang. Mahasiswa memiliki aktivitas yang cukup padat dan mengalami tekanan akademik yang disertai dengan kebiasaan seperti bermain internet, merokok, dan sebagainya yang menyebabkan mahasiswa tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Penelitian ini mengkaji efektivitas psikoedukasi tentang bahaya kurang tidur di kalangan mahasiswa dengan mengintegrasikan teori psikologi kognitif dan behavioral. Studi ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan melibatkan 19 mahasiswa di Makassar. Hasil menunjukkan bahwa intervensi psikoedukasi efektif meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pola tidur sehat, dengan peningkatan skor pengetahuan sebesar 22% pasca intervensi. Analisis kualitatif mengungkapkan perubahan signifikan dalam persepsi mahasiswa terhadap pentingnya tidur berkualitas. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program kesehatan mental mahasiswa. Kata Kunci : psikoedukasi, kurang tidur, Kesehatan
Copyrights © 2024