Kreativitas memiliki dampak positif pada pembelajaran siswa dan menjadikannya menyenangkan. Kreativitas membantu meningkatkan keterampilan berpikir praktis sebagai salah satu tujuan penting dalam pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah siswa lebih kreatif memakai model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) materi rantai makanan. Subjek penelitian ini terdiri dari 14 siswa yakni 8 perempuan dan 6 laki-laki kelas V di SD Negeri Kesambi Dalam 4 Kota Cirebon. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi keterlaksanaan untuk melihat aktivitas guru dan siswa serta observasi kreativitas yang dilakukan pada keseluruhan pembelajaran. Perolehan data dianalisis melalui reduksi data, sajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) terlaksana dengan sangat baik, karena mencapai persentase sebesar 97% dan kemunculan kreativitas siswa memperoleh persentase dari masing-masing aspek yakni aspek merancang ide baru 85%. Aspek bahan mudah dijumpai 95%. Aspek kerumitan produk 70%. Aspek ketepatan tata letak produk 90%. Aspek kerapian produk 80%. Aspek usaha siswa dalam merekayasa produk 97%. Aspek daya tarik terhadap bentuk 97%. Aspek daya tarik terhadap warna 95%. Aspek tingkat kesukaan penilai terhadap produk 95%. Berdasarkan hasil observasi bahwa peran pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) cukup efektif untuk menumbuhkan kreativitas siswa kelas V materi rantai makanan dibanding pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2024