Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang akses layanan BPJS Kesehatan bagi perempuan rawan sosial ekonomi, dengan fokus pada studi kasus Ibu Nurmaita di Kelurahan Sei Mati, Medan. Menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan intervensi mikro berupa pendampingan keluarga dan pelatihan penggunaan aplikasi JKN Mobile. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi kegiatan. Penelitian ini menemukan bahwa keterbatasan teknologi, pemahaman, dan kendala fisik menjadi hambatan utama. Namun, intervensi yang dirancang melalui pelatihan teknologi berhasil meningkatkan kemampuan Ibu Nurmaita dan keluarganya dalam mengakses layanan BPJS secara mandiri. Kontribusi penelitian ini adalah menyediakan model pendampingan yang efektif dalam mengatasi kesenjangan digital dan meningkatkan akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan.
Copyrights © 2024