Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis untuk mengukur hubungan antara pelatihan kepemimpinan, kompetensi, dan motivasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kepemimpinan yang dirancang dengan baik memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi kepemimpinan siswa. Selain itu, pelatihan tersebut juga meningkatkan motivasi siswa dalam berpartisipasi aktif dalam kegiatan sekolah dan pengembangan diri. Beberapa faktor pendukung keberhasilan pelatihan adalah keterlibatan aktif siswa, materi yang relevan, dan dukungan dari pihak sekolah. Namun, terdapat pula beberapa hambatan, seperti kurangnya fasilitas dan waktu yang terbatas dalam pelaksanaan pelatihan. Khalayak sasaran di dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa-siswi SMA Entrepreneurship Bi’rul Ulum.
Copyrights © 2025