Latar Belakang: Usia remaja sangat penting mengkonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah anemia terutama saat menstruasi. Namun, banyak remaja yang tidak mau minum dan menghabiskan tablet tambah darah yang diberikan nakes karena berbagai alasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMPN 1 Mojosari Mojokerto.Metode: Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan one-group pre-test post-test design, dengan tehnik Purposive Sampling didapatkan sejumlah 107 responden. Instrumen menggunakan lembar observasi kepatuhan berdasarkan standar luaran keperawatan Indonesia.Hasil: Hasil uji Wilcoxon Signed Rank diperoleh p value 0.000 (p<0,5) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada pengaruh intervensi terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.Kesimpulan: Edukasi kesehatan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia efektif meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja yang ditandai dengan kriteria meningkatnya verbalisasi kemauan mengikuti program, verbalisasi mengikuti anjuran, perilaku mengikuti program pengobatan, dan perilaku menjalankan anjuran.
Copyrights © 2024