Nia Puspitasari
Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Industri, Tran¬s¬por¬tation and Distribution Logistics (TDLog) Research Group, Labo¬rato¬¬rium Logistics and Supply Chain Management (LSCM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Kampus Keput

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Permainan Tradisional Gobak Sodor dalam Meningkatkan Kerjasama Anak Usia 10 Tahun Puspitasari, Nia; Masfuah, Siti; Pratiwi, Ika Ari
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2458

Abstract

Masa perkembangan anak usia 10 tahun membutuhkan sosialisasi dengan teman sekitar, lingkungannya, dan dirinya sendiri. Salah satu bentuk masa perkembangan anak yang sangat penting yaitu kerjasama. Akan tetapi Kerjasama anak usia 10 tahun di Desa Tenggeles masih rendah. Ppenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama anak usia 10 tahun di Desa Tenggeles melalui permainan tradisional gobak sodor. Jenis penelitian ini adalah PAR (Participatory Action Research) dengan metode explanatory sequential. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah kerjasama anak melalui permainan tradisional gobak sodor telah mengalami peningkatan dimulai dari prasiklus sebesar 23% dengan kategori perlu bimbingan, siklus I sebesar 74% dengan kategori perlu bimbingan, dan siklus II sebesar 92% dengan kategori baik. Selain itu melalui uji N-gain juga menunjukkan bahwa siklus I sebesar 34% dengan kategori sedang dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 77% dengan kategori tinggi dan telah mencpai indicator keberhasilan yaitu 75%. Jenis instrument yang digunakan yaitu kuesioner tertutup, wawancara terstruktur, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji N-gain terkait peningkatan serta kritertia kerjasama anak dan analisis data kualitatif terkait respon awal masyarakat dan penerapan kerjasama anak. 
Implementasi Permainan Tradisional Gobak Sodor dalam Meningkatkan Kerjasama Anak Usia 10 Tahun Puspitasari, Nia; Masfuah, Siti; Pratiwi, Ika Ari
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2458

Abstract

Masa perkembangan anak usia 10 tahun membutuhkan sosialisasi dengan teman sekitar, lingkungannya, dan dirinya sendiri. Salah satu bentuk masa perkembangan anak yang sangat penting yaitu kerjasama. Akan tetapi Kerjasama anak usia 10 tahun di Desa Tenggeles masih rendah. Ppenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama anak usia 10 tahun di Desa Tenggeles melalui permainan tradisional gobak sodor. Jenis penelitian ini adalah PAR (Participatory Action Research) dengan metode explanatory sequential. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah kerjasama anak melalui permainan tradisional gobak sodor telah mengalami peningkatan dimulai dari prasiklus sebesar 23% dengan kategori perlu bimbingan, siklus I sebesar 74% dengan kategori perlu bimbingan, dan siklus II sebesar 92% dengan kategori baik. Selain itu melalui uji N-gain juga menunjukkan bahwa siklus I sebesar 34% dengan kategori sedang dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 77% dengan kategori tinggi dan telah mencpai indicator keberhasilan yaitu 75%. Jenis instrument yang digunakan yaitu kuesioner tertutup, wawancara terstruktur, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji N-gain terkait peningkatan serta kritertia kerjasama anak dan analisis data kualitatif terkait respon awal masyarakat dan penerapan kerjasama anak. 
Edukasi kesehatan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja Mawaddah, Nurul; Nurwidji, Nurwidji; Abidah, Rahmi Syarifatun; Puspitasari, Nia
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1375

Abstract

Latar Belakang: Usia remaja sangat penting mengkonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah anemia terutama saat menstruasi. Namun, banyak remaja yang tidak mau minum dan menghabiskan tablet tambah darah yang diberikan nakes karena berbagai alasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMPN 1 Mojosari Mojokerto.Metode: Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan one-group pre-test post-test design, dengan tehnik Purposive Sampling didapatkan sejumlah 107 responden. Instrumen menggunakan lembar observasi kepatuhan berdasarkan standar luaran keperawatan Indonesia.Hasil: Hasil uji Wilcoxon Signed Rank diperoleh p value 0.000 (p<0,5) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada pengaruh intervensi terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.Kesimpulan: Edukasi kesehatan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia efektif meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja yang ditandai dengan kriteria meningkatnya verbalisasi kemauan mengikuti program, verbalisasi mengikuti anjuran, perilaku mengikuti program pengobatan, dan perilaku menjalankan anjuran.
Strategi Pengembangan Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor) Menjadi Alternatif Pangan di Kabupaten Gunungkidul Rohman, Nusron Habibur; Mustofa, Windy; Rohmaddoni, Novia; Puspitasari, Nia
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.16745

Abstract

This research aimed to determine the potential of sorghum with other food commodities, the condition of internal and external factors of sorghum, and alternative strategies that can be implemented in Gunungkidul Regency. This research uses a basic analytical descriptive method. The research location is Semin, Tepus and Wonosari Districts, Gunungkidul Regency. The informants were determined purposively. The data analysis used was the SWOT Matrix Method. The SWOT matrix produces eight alternative strategies that can be implemented in Gunungkidul Regency. These strategies include expansion of planting areas and guidance from the government, guidance on processing sorghum seeds into processed products, holding business meetings with investors for large-scale sorghum processing, regular counseling and guidance on good sorghum cultivation, providing training and post-harvest technology assistance, collaboration with the processing industry food, the role of government in determining selling prices and promotion of sorghum, increasing interaction between researchers, extension workers, marketers, policy makers and farmers.