Fokus penelitian ini adalah ritual pernikahan Suku Mandailing, yang merupakan bagian penting dari warisan budaya yang kaya dan kompleks. Meskipun ritual ini masih dilakukan, ada masalah besar yang disebabkan oleh modernisasi dan globalisasi yang mempengaruhi tradisi Mandailing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, yang mengumpulkan data dari berbagai sumber pustaka yang relevan. Studi menunjukkan bahwa tahapan ritual pernikahan, mulai dari Mangaririt Boru hingga Akad Nikah dan Pesta Adat, masih dipertahankan, meskipun beberapa elemen telah berubah. Pengaruh budaya lain, perubahan nilai, dan penurunan minat generasi muda terhadap upacara adat adalah beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan ritual ini. Identitas budaya suku Mandailing dijaga melalui pendidikan budaya, penggunaan media sosial, dan kerjasama komunitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pelestarian tradisi dan pengembangan ilmu budaya, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai budaya Mandailing.
Copyrights © 2024