Pemahaman orang tua mengenai urgensi bermain memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan moral dan agama anak usia dini. Bermain tidak hanya menjadi aktivitas menyenangkan, tetapi juga sarana edukasi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral dan agama sejak dini. Penelitian ini dilakukan dengan metode literatur, yaitu mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait konsep bermain, peran orang tua, serta hubungan antara aktivitas bermain dengan perkembangan moral dan agama anak. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa bermain dapat menjadi medium yang efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai moral dan agama, terutama melalui aktivitas yang dirancang secara edukatif, seperti permainan simbolik, bercerita, dan kegiatan berbasis kelompok. Namun, literatur juga menunjukkan bahwa pemahaman orang tua mengenai potensi bermain dalam aspek moral dan agama masih beragam. Beberapa orang tua cenderung fokus pada aspek kognitif dan motorik, sementara manfaat bermain dalam pembentukan karakter moral dan spiritual sering kali terabaikan.
Copyrights © 2023