Cabai rawit (Capsicum Frutescens L) merupakan salah satu usaha yang diandalkan oleh penduduk Desa Huwongo Kecamatan Biluhu untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Tujuan penelitian ini meliputi: (1) untuk mengidentifikasi biaya transaksi petani cabai rawit di Desa Huwongo Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo dan (2) untuk menganalisis pengaruh biaya transaksi terhadap partisipasi rumah tangga petani dalam pemasaran cabai rawit di Desa Huwongo Kecamatan Biluhu. Penelitian ini menggunakan analisis model probit, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 112 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya transaksi pada petani cabai rawit di Desa Huwongo terbagi atas lama waktu yang dibutuhkan untuk mencari informasi (jam), harga terakhir transaksi yang diterima petani (Rp/Kg), lama waktu transaksi jual beli (jam), jarak lahan ke jalan raya (meter), jarak lahan ke tempat jual cabai rawit (meter), jarak rumah ke tempat jual cabai rawit (meter), jarak rumah ke lahan (meter), luas lahan (ha), lama pembayaran dari tengkulak (hari), pengalaman berbudidaya (tahun), pendapatan terakhir panen (Rp), dapat mengakses kredit (1= tidak, 0=ya). Hasil analisis menggunakan model probit menunjukkan bahwa biaya transaksi yang signifikan mempengaruhi keputusan petani dalam berpartisipasi pada budidaya cabai rawit saja yaitu: harga terakhir transaksi yang diterima petani, lama waktu transaksi jual beli, luas lahan, pengalaman berbudidaya cabai rawit, pendapatan terakhir panen cabai rawit.
Copyrights © 2024