Penelitian ini merupakan kajian sastra dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengumpulkan dan menganalisis data terkait tema feminisme dalam dua novel, Hwangjewa Yeogisa karya Angyeong-Wonsung-I dan GM. Metode deskriptif ini, sesuai dengan penjelasan Moleong, lebih menekankan pada pengumpulan data berupa kata-kata dan gambar, bukan angka atau statistik. Data yang dikumpulkan berupa kutipan-kutipan dari kedua novel tersebut, yang kemudian dianalisis secara mendalam untuk mengungkapkan bagaimana tema feminisme dihadirkan dalam teks dan bagaimana tema tersebut memengaruhi karakter dan peristiwa dalam cerita. Dengan pendekatan ini, penelitian bertujuan memberikan gambaran yang jelas mengenai representasi feminisme dalam karya sastra. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kualitatif, berfokus pada pengumpulan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari subjek yang diamati serta perilaku yang tercermin dalam objek penelitian. Pendekatan kualitatif ini memungkinkan peneliti untuk menggali makna lebih dalam yang terkandung dalam teks sastra, dengan menekankan pemahaman terhadap konteks, nuansa, dan persepsi di balik karakter dan cerita yang disampaikan. Melalui pendekatan ini, penelitian berusaha memberikan analisis yang lebih mendalam mengenai fenomena feminisme yang muncul dalam kedua novel tersebut, serta memperlihatkan bagaimana nilai-nilai gender dan kekuasaan patriarki dapat terlihat dalam karya sastra tersebut.
Copyrights © 2024