Pada tataran ekosistem, burung adalah komponen biotis memiliki peran dan fungsi yang penting dan beragam, bergantung pada jenis dan cara hidupnya. Pada kajian mengenai dampak pembangunan pada kestabilan lingkungan dan ekosistem, salah satu yang dapat dikaji adalah mengenai pergeseran hidupan liar yang terdampak dari adanya pembangunan. Penelitian ini mengkaji mengenai identifikasi hidupan liar burung, menganalisis peran dan fungsi burung dan menghasilkan rekomendasi pengelolaan habitat burung liar sebagai pendukung data analisis mengenai dampak lingkungan di kampus UNY-Wates. Pengamatan burung dilakukan sebanyak 3 periode pada waktu yang berbeda. Pengamatan dilakukan pada November 2022, Juli 2023 dan Desember 2023 dengan metode point purposive sampling dengan mempertimbangkan kondisi habitat. Hasil identifikasi hidupan burung liar di kampus UNY-Wates terdapat 19 jenis burung, yang didalamnya terdapat 1 jenis burung migrasi. Terdapat empat peran dan fungsi dari 19 jenis burung yang teridentifikasi yaitu sebagai Penyebuk bunga, Pemencar biji, Pengendali hama, Transfer mineral. Terkait dengan jenis burung serta peran dan fungsi ekologisnya maka pengelolaan habitat burung yang direkomendasikan agar dapat mendukung pelaporan AMDAL kampus UNY-Wates adalah memperbanyak tegakan dan semak berbuah sebagai pakan seperti pohon Talok (Muntingia calabura), pohon Pepaya (Carica papaya), pohon Beringin (Ficus benjamina) dan juga Semak perindang seperti Senggani (Melastomaceae), Gandrik (Phyllantaceae). Tumbuhan jenis lain yang juga mendukung fungsi ekologis dari burung adalah keluarga tumbuhan pisang-pisangan (Musaceae) dan keluarga pohon Dadap (Fabaceae). Ruang terbuka hijau juga perlu dipertahankan dengan tidak menutup tanah dan rumput dengan paving block. Hal tersebut karena terdapat beberapa burung yang memiliki pola hidup Insectivore dan pemakan biji rerumputan (Graminaceae).
Copyrights © 2024