Layanan konseling, baik individu maupun kelompok, merupakan bagian integral dari upaya bimbingan untuk membantu individu dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi, baik secara personal maupun interpersonal. Konseling individu merupakan layanan bantuan yang diselenggarakan oleh konselor atau psikolog kepada klien dengan tujuan untuk membantu individu mengatasi permasalahannya. Sementara konseling kelompok adalah upaya pembimbing atau konselor membantu memecahkan masalah-masalah pribadi melalui kegiatan kelompok agar tercapai perkembangan yang optimal. Dalam kajian ini, metode studi literatur digunakan untuk menganalisis prosedur layanan konseling individu dan kelompok. Berdasarkan hasil analisis, konseling individu dilakukan secara personal untuk membantu klien menyelesaikan masalah spesifik, sedangkan konseling kelompok memanfaatkan dinamika sosial untuk mendorong pembelajaran dan dukungan bersama. Mekanisme dalam layanan ini diatur melalui asas-asas konseling seperti kerahasiaan, kesukarelaan, dan keterbukaan, yang bertujuan memastikan terciptanya lingkungan konseling yang kondusif. Studi ini menyoroti prosedur layanan konseling individu dan kelompok dengan tujuan untuk memahami perbedaan, manfaat, serta implementasi yang efektif dari kedua pendekatan ini.
Copyrights © 2025