Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

STUDI LITERATUR : EFEKTIVITAS KOTAK MASALAH DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH Siti Nurjanah; Parisca Nurkumalasari; Unaisah; Kintan Anggraeni; Jerry Sheva Christian; Elisabeth Christiana
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i2.9568

Abstract

Guru bimbingan dan konseling dapat menggunakan media untuk membantu pemberian layanan pada peserta didik. Salah satunya dengan kotak masalah, baik fisik maupun digital dapat memberikan peserta didik ruang untuk mengungkapkan masalah tanpa rasa takut, membantu konselor memahami dan menangani permasalahan secara proaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif penggunaan teknik kotak masalah dalam program bimbingan dan konseling di sekolah. Metode yang digunakan adalah dengan literature review. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemanfaatan kotak curhat efektif dalam mengungkap masalah peserta didik, memperkuat hubungan antara konselor dan peserta didik, serta menghilangkan stigma negatif terhadap layanan bimbingan dan konseling.
MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BIMBINGAN KONSELING MELALUI LAYANAN KONSULTASI KOLABORATIF: PERSPEKTIF STUDI LITERATUR Fitri Ayu Nabila; Kharisma Putri Nabella; Aulia Nur Rahmandania; Dzakiyul Afkar A.N.M; Elisabeth Christiana
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i2.9569

Abstract

Peningkatan efektivitas bimbingan konseling melalui layanan konsultasi kolaboratif dalam konteks pendidikan yaitu dengan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi siswa, seperti masalah akademis dan tekanan emosional, penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara konselor, guru, orang tua, dan pihak terkait lainnya. Melalui pendekatan kolaboratif, layanan konsultasi berfungsi sebagai alat intervensi yang memungkinkan siswa mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah mereka. Metode studi literatur digunakan untuk menganalisis praktik bimbingan dan konseling yang efektif, menyoroti keterampilan komunikasi dan kolaborasi yang diperlukan oleh konselor. Keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan sangat penting untuk menciptakan sinergi yang mendukung perkembangan siswa. Kerja sama yang lebih besar antara semua pihak terkait dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan responsif yang membantu siswa mencapai potensi terbaik mereka.
ANALISIS LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL DAN KONSELING KELOMPOK Adhelia Caroline Sufiandi; Amelia Fauziyyah Soviana; Dieni Nur Ilmi Fauziah Rakhmadiana; Rizky Rahmadhani; Syifa’ul Ummah Salsabila Putri Malinda; Elisabeth Christiana
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9772

Abstract

Layanan konseling, baik individu maupun kelompok, merupakan bagian integral dari upaya bimbingan untuk membantu individu dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi, baik secara personal maupun interpersonal. Konseling individu merupakan layanan bantuan yang diselenggarakan oleh konselor atau psikolog kepada klien dengan tujuan untuk membantu individu mengatasi permasalahannya. Sementara konseling kelompok adalah upaya pembimbing atau konselor membantu memecahkan masalah-masalah pribadi melalui kegiatan kelompok agar tercapai perkembangan yang optimal. Dalam kajian ini, metode studi literatur digunakan untuk menganalisis prosedur layanan konseling individu dan kelompok. Berdasarkan hasil analisis, konseling individu dilakukan secara personal untuk membantu klien menyelesaikan masalah spesifik, sedangkan konseling kelompok memanfaatkan dinamika sosial untuk mendorong pembelajaran dan dukungan bersama. Mekanisme dalam layanan ini diatur melalui asas-asas konseling seperti kerahasiaan, kesukarelaan, dan keterbukaan, yang bertujuan memastikan terciptanya lingkungan konseling yang kondusif. Studi ini menyoroti prosedur layanan konseling individu dan kelompok dengan tujuan untuk memahami perbedaan, manfaat, serta implementasi yang efektif dari kedua pendekatan ini.
Studi Literatur: Pelayanan Konseling Behavior Teknik Kontrak Perilaku Untuk Menangani Perilaku Terlambat : Indonesia Mubarakah, Layts Layyin; Baharudin All Habsy; Budi Purwoko; Elisabeth Christiana
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 9 No 1 (2025): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v9i1.27995

Abstract

Perilaku terlambat ke sekolah merupakan kebiasaan melanggar norma yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Jika siswa terlambat kesekolah bisa dipatikan self management yang ada pada dirinya belum terancang dengan baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa efektif pelayanan konsleing behavior teknik kontrak perilaku dalam menangani keterlambatan siswa saat datang ke sekolah. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu keefektifan dalam pelayanan konsleing behavior teknik perilaku untuk menangani perilaku terlambat siswa dan menumbuhkan self management yang bagus bagi siswa guna meningkatkan kedisiplinan siswa.
Implementasi Layanan Konseling Individu Teknik Cognitive Restructuring untuk Menangani Kasus Bullying: Implementation of Individual Counseling Services Cognitive Restructuring Techniques to Handle Bullying Cases Nur Diana Arofah; Elisabeth Christiana; Lilik Nursilowati
CONS-IEDU: Jurnal Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam Vol 5 No 1 (2025): CONS IEDU
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/cons.v5i1.1170

Abstract

Bullying is a big issue that must be prevented because it has a significant impact and can give rise to a negative mindset towards the perpetrators of bullying. A positive mindset must always be held tightly by every individual, especially the victims of bullying. Bullying cases are a serious problem and often occur in educational institutions. From the bullying cases that occurred, researchers wanted to know the extent of success of cognitive restructuring techniques in handling bullying cases in Vocational High Schools using individual counseling services. The methods used in this research are action research methods in counseling guidance (PTBK), observation and interviews. The results obtained from this research are that individual counseling using cognitive restructuring techniques has been proven to be able to overcome bullying cases at school. This is supported by the results of interviews with guidance and counseling teachers that there are significant changes before and after receiving services. So, it can be concluded that through individual counseling services using cognitive restructuring techniques can overcome bullying cases in Vocational High Schools.
PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI PADA ANAK TK B Isabella Hasiana; Aisyah; Cindy Asli Pravesti; Elisabeth Christiana; Aprilia Kusumasari; Safina Nurma Aprilia; Dia Eka Wati; Novi Ana Retno Wulan
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi pada anak TK B. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pembelajaran anak usia dini adalah masih dominannya metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga anak kurang terlibat aktif dalam proses berpikir dan berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus di salah satu Taman Kanak-Kanak dengan subjek sebanyak delapan belas anak. Data diperoleh melalui observasi terhadap aktivitas anak, peran guru, keterlibatan dalam diskusi, efektivitas kegiatan, dan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari rata-rata pretest ke posttest pada seluruh indikator, dengan peningkatan tertinggi pada peran guru (46,87%) dan keterlibatan anak dalam komunikasi (34,38%). Secara keseluruhan, rata-rata peningkatan capaian mencapai 27,1%, yang menunjukkan bahwa deep learning efektif dalam mendorong anak berpikir lebih mendalam, aktif berkomunikasi, dan terlibat reflektif dalam pembelajaran. Kesimpulannya, penerapan pendekatan deep learning dapat memperkuat kualitas pembelajaran di PAUD dengan menciptakan proses belajar yang bermakna, eksploratif, dan berpusat pada anak.
The Effectiveness of Classical Tutoring Services Using Cinematherapy Techniques In An Effort To Provide Information Regarding Early Marriage To Students of SDN Duren Probolinggo Elisabeth Christiana; Budi Purwoko; Wiryo Nuryono; Cintanaviola Vesciavingky Lalanda Ifnadya Arafa; Maryana Kamilah Octarine
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4 No 3 (2022): Child Education Journal: Desember
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v4i3.3503

Abstract

This study aims to find out how effective classical guidance services are in providing information regarding early marriage to students of SD Negeri Duren, Probolinggo Regency. This research is a pre-experimental research, with one group pre-test – post-test design. Test the hypothesis using the Wilcoxon Signed Rank Test with the help of IBM SPSS statistics 25 for windows. Based on data analysis, the results obtained sig. 2 tailed by 0.012 which is less than 0.05. So it can be concluded that the hypothesis is accepted, that is, there is a difference in the use of the Classical Guidance service model with Cinematherapy techniques for SD Negeri Duren students in increasing information about the phenomenon of early marriage. This study shows that the use of the Classical Guidance service model with Cinematherapy techniques effective in increasing understanding of the phenomenon of early marriage in SD Negeri Duren, Probolinggo Regency.
Peran Layanan Bimbingan Klasikal dan Kelompok terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Elisabeth Christiana; Rizka Rusydah Reza Shafira; Noviana Habibah; Meutya Faiha Adila Maharani
TSAQOFAH Vol 5 No 1 (2025): TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i1.4506

Abstract

Learning motivation is an important factor in student success. This research aims to examine in depth the role of classical and group guidance services in improving high school students’ learning motivation through literature studies. Through the analysis of various journals, it is expected to specifically identify the influence of the two types of guidance services on various aspects of student learning motivation, such as intrinsic, extrinsic, and learning goal motivation. In addition, this research will also identify the role of classical and group guidance services that can modulate the effectiveness of these guidance services. The results of this literature review are expected to make theoretical and practical contributions to the development of guidance programs in schools, as well as provide recommendations for educators and counselors in an effort to increase students’ learning motivation.
Strategi Evaluasi, Pelaporan, dan Tindak Lanjut untuk Meningkatkan Efektivitas Layanan BK di Sekolah Elisabeth Christiana; Adinda Mutiara Hati; Aulia Rakhmanita; Gadis Putri Amelia Pratama; Eka Meylana Asmarani
TSAQOFAH Vol 5 No 1 (2025): TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i1.4522

Abstract

In this Study, the researcher is interested in examining the evaluation, reporting, and follow-up strategies to improve the effectiveness of guidance and counseling services in schools, both at the elementary/Islamic elementary school, junior high school/Islamic junior high school, and senior high school/vocational high school/Islamic senior high school levels. This study aims to deepen the understanding of evaluation, reporting, and follow-up strategies to improve the effectiveness of guidance and counseling services in schools. In their research, the reserchers used a qualitative approach through literature studies. Literature studies are the objects studied in this study, namely evaluation, reportiing, and follow-up strategies in guidance and counseling services in schools. The result of this study can be said that evaluation, reporting, and follow-up in guidance and counseling services are important components in ensuring the success of guidance and counseling services in school.
Optimalisasi Manajemen Layanan BK melalui Analisis Kebutuhan dan Kolaborasi Staf Sekolah Elisabeth Christiana; Maria Yustiana Rahmwati; Intan Anggraheni Zahrin Prasetyo; Intan Ainul Hakiki; Ivan Fadillah Putra Purnama
TSAQOFAH Vol 5 No 1 (2025): TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i1.4531

Abstract

This research aims to optimize the management of guidance and counseling (BK) services in schools through needs analysis and collaboration of school staff. By identifying specific student needs and involving various parties within the school environment, guidance and counseling services can be designed and implemented more effectively. Collaboration between counselors, teachers and other school staff is expected to improve the quality of guidance and counseling services, so that they can provide more comprehensive support for students' academic and psychological development.