Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dialog teologi dalam menciptakan moderasi beragama di Indonesia. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, mengkaji literatur terkait implementasi prinsip-prinsip teologi dalam dialog antaragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog teologi yang berbasis pada prinsip kasih, keadilan, dan toleransi dapat memperkuat harmoni sosial dan mengurangi ketegangan agama. Selain itu, penerapan dialog teologi yang sistematis mampu meningkatkan pemahaman lintas agama dan mempererat hubungan antarindividu. Dapat disimpulkan bahwa, dengan mengadopsi dialog dari David Bohm maka dialog teologi terbukti dapat menjadi jembatan dan alat strategis dalam membangun moderasi beragama di Indonesia, yang perlu didorong melalui program-program pemerintah, penelitian akademis lebih lanjut, dan praktik di masyarakat.
Copyrights © 2024