Penelitian ini membahas pendekatan kreatif Yesus dalam mengajar dan membangun relasi melalui dialog dan pertanyaan berdasarkan Markus 12:13-17. Perikop ini mencatat interaksi Yesus dengan orang Farisi dan Herodian yang berusaha menjerat-Nya melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Yesus merespons dengan bijak melalui dialog dan pertanyaan balik, yang tidak hanya menghindari jebakan, tetapi juga menyampaikan pengajaran penting. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis metode Yesus dalam menggunakan pertanyaan sebagai alat pengajaran serta melihat bagaimana cara ini membangun relasi efektif dengan audiens-Nya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan dialogis dan pertanyaan balik yang digunakan Yesus efektif dalam membangun relasi, menghindari konflik, dan menyampaikan pesan dengan jelas. Metode ini relevan bagi pengajaran modern dalam mengembangkan komunikasi yang interaktif dan efektif.
Copyrights © 2024