Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Vol 26 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan

Tren Spektral Kubis (Brassica oleracea L.) pada Beberapa Tingkat Pemupukan yang Berbeda

Muhammad Ardiansyah (Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan IPB)
Khursatul Munibah (Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB University, Jl. Meranti – Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat 16680)
Salma Sabila (Program Studi Manajemen Sumberdaya Lahan, Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian IPB University, Jl. Meranti – Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat 16680)
Baba Barus (Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB University, Jl. Meranti – Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat 16680)
Wahyu Iskandar (Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB University, Jl. Meranti – Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat 16680)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2024

Abstract

Sayuran kubis merupakan salah satu komoditas hortikultura penting yang banyak disukai sebagai lalapan atau olahan lainnya karena memiliki rasa manis yang ringan. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman kubis selama proses pertumbuhan pemberian pupuk merupakan praktek umum di masyakat. Mengidentifikasi, mengkarakterisasi, dan memantau tanaman sayuran campuran di lahan menggunakan menggunakan metode tradisional merupakan suatu tantangan. Pengamatan dengan data satelit optik multispektral, hiperspektral atau proximal sensing seperti spektroradiometer telah banyak digunakan untuk indetifikasi, karakterisasi dan memantau tanaman di lahan pertanian. Akan tetapi, penelitian identifikasi, diskriminasi dan pemetaan kuantitatif profil spektral kubis di Indonesia menggunakan spektroradiometer masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil respon spektral tanaman kubis yang ditanam di lahan sempit menggunakan spektroradiometer dan untuk menganalisis respon spektral kubis terhadap perlakuan tingkat pemupukan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan tren spektral tanaman kubis pada semua fase pertumbuhan memiliki tren yang mirip dengan perubahan spektral dari vegetasi hijau. Reflektansi kubis rendah pada panjang gelombang cahaya tampak dan tinggi pada panjang gelombang tepi merah dan infra merah dekat. Perlakuan pemupukan berpengaruh nyata terhadap spektral kubis pada taraf 5%. Pada fase tumbuh yang sama dengan semakin tinggi dosis pemupukan, semakin tinggi reflektansi gelombang cahaya tampak (biru, hijau dan merah), tepi merah dan infra merah dekat. Variasi nilai reflektan yang stabil meningkat pada gelombang cahaya tampak, tepi merah dan infra merah dekat ini diinterpretasi menunjukkan status pertumbuhan kubis yang baik. Pada tahapan fase tumbuh, dengan bertambahnya umur tanaman terlepas dari tingkat pemupukan, reflektansi kubis pada gelombang biru dan merah sedikit menurun, sebaliknya reflektansi kubis pada tepi merah dan infra merah dekat semakin meningkat hingga mencapai puncaknya pada 45 hari setelah tanam dan menurun setelah 63 hari setelah tanam.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jtanah

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science

Description

Focus and Scope Journal of Soil Science and Environment Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan is a media that presents articles on the results of research and studies of the latest developments in the fields of soil and land resources, water and environmental sciences as the main study ...