Kompetensi spiritual dan moral adalah dua dimensi penting dalam pembentukan karakter siswa yang seimbang antara aspek intelektual, emosional, dan spiritual. Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peranan penting dalam membangun kompetensi ini melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kurikulum PAI dapat membangun kompetensi spiritual dan moral siswa, dengan mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif, peran guru, serta tantangan yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan analisis dokumen kurikulum, wawancara dengan guru PAI, dan observasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI efektif dalam membangun kompetensi spiritual melalui pembiasaan ibadah dan penghayatan nilai-nilai keislaman. Kompetensi moral siswa juga meningkat melalui pengajaran akhlak mulia dan penerapan metode pembelajaran berbasis praktik. Namun, tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kurangnya pelatihan guru masih menjadi hambatan. Rekomendasi yang diajukan mencakup penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta inovasi metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
Copyrights © 2024