Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat pendidikan dengan tingkat kesuburan di Kabupaten Deli Serdang. Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia dan menghadapi tantangan besar dalam mengendalikan jumlah penduduknya.Salah satu cara untuk mengatasi masalah kependudukan ini adalah dengan mengendalikan angka kelahiran.Angka kesuburan yang mencerminkan jumlah kelahiran dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik demografis maupun non-demografis, termasuk tingkat pendidikan. Pendidikan, khususnya pendidikan bagi perempuan, diperkirakan memainkan peranan penting dalam menurunkan angka kesuburan, karena perempuan yang berpendidikan lebih besar kemungkinannya untuk menikah di usia yang lebih tua dan memiliki lebih sedikit anak.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dokumenter dan analisis kualitatif untuk memahami hubungan tingkat pendidikan dengan kesuburan Kabupaten Deli Serdang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan tingkat kesuburan.Wanita dengan pendidikan tinggi cenderung memiliki tingkat kesuburan yang lebih rendah.Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kesadaran terhadap keluarga berencana dan perubahan pola pikir serta prioritas hidup yang berfokus pada pekerjaan dan kualitas hidup keluarga. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif dalam mengelola angka kesuburan dan meningkatkan pendidikan di Kabupaten Deli Serdang.
Copyrights © 2024