Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan dan aduan masyarakat mengenai lambatnya pelayanan di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya yang pada dasarnya sudah menerapkan layanan kesehatan semi digital mmenggunakan aplikasi E-health yang telah resmi di luncurkan pada tahun 2014. Namun pada akhir tahun 2022 hingga tahun 2023 banyak keluhan tersebut yang menjadikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sangat kecewa. Untuk itu penelitian ini dilakukan guna mengetahui data terupdate mengenai kualitas pelayanan E-health terhadap kepuasan masyarakat di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya.Selanjutnya dalam penelitian yang telah dilakukan penulis, penelitian ini memiliki 2 macam variabel yakni variabel independen yang mewakili oleh pengaruh kualitas pelayanan E-Health serta pengaruh kualitas pelayanan E-Health di RSUD dr. M. Soewandhie Surabaya yang diwakili oleh variabel dependen. Penulis menggunakan Skala Likert sebagai jenis pengukuran dalam penelitian ini. Selain itu teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah data primer yang didapatkan langsung dari responden penelitian dengan menggunakan kuesioner (angket), serta data sekunder seperti struktur kepegawaian rumah sakit, visi misi, dan data rata-rata kunjungan pasien yang diperoleh dari pihak rumah sakit terkait. Teori pada penelitian ini adalah teori menurut Parasuraman (1990) dan teori Kepuasan Men.PAN : Kep/25/M.PAN/2/2004. Sehingga dalam penelitian ini dapat di tarik kesimpulan bahwa Kualitas Pelayanan E-Health (X) memiliki pengaruh nyata terhadap kepuasan masyarakat (Y). Dan saran yang dapat penulis berikan diharapkan RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya tetap mempertahankan kualitas pelayanan kesehatan yang baik untuk selalu memberikan kepuasan kepada pada pasien dan tidak terjadi komplain komplain lagi Kata Kunci : E-Health, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Masyarakat, RSUD dr. M. Soewandhie
Copyrights © 2024