Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh siswa untuk menghadapi tantangan di abad ke-21. Bimbingan konseling di sekolah memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui berbagai kegiatan dan intervensi yang dirancang secara khusus. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi, metode, dan pendekatan yang dapat digunakan oleh guru bimbingan konseling dalam upaya mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa konseling kelompok, pendekatan experiential learning, kerjasama dengan guru mata pelajaran, pelatihan keterampilan berpikir kritis, serta keterlibatan orang tua merupakan beberapa strategi yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui bimbingan konseling. Masing-masing strategi tersebut telah terbukti efektif melalui penelitian-penelitian empiris. Namun, dalam mengimplementasikan strategi-strategi tersebut, terdapat tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang pentingnya keterampilan berpikir kritis dan terbatasnya sumber daya yang harus diatasi. Diperlukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak, serta penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi dan metode baru yang lebih efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui bimbingan konseling.
Copyrights © 2024