AbstrakLatar Belakang:Postpartum adalah masa setelah plasenta lahir sampai organ kandungan kembali pada keadaan sebelum hamil. Pospartum dengan kelahiran bayi BBLR akan meningkatkan risiko depresi postpartum, terutama pada bayi yang mengalami gangguan kesehatan dan harus dirawat terpisah dengan ibu. Diperlukan ilmu pengetahuan tentang faktor apa saja yang menyebabkan gejala depresi pada ibu postpartum.Tujuan: Mengetahui faktor yang mempengaruhi risiko depresi postpartum dengan BBLR di ruang perinatologi RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS)Metode:Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu postpartum yang melahirkan bayi BBLR dirawat di ruang perinatology dengan sampel berjumlah 96 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Consecutive Sampling. Penelitian dilakukan di Ruang perinatology. Pengumpulan data dengan menggunakan Kuesioner EPDS, Efikasi Diri dan dukungan keluarga. Menggunakan uji statistic Chi ScuareHasil Penelitian:Hasil analisis didapatkan nilai p value usia (p=0,537), status pekerjaan (p=0,598), pendapatan (p=0,444), paritas (p=0.105), riwayat obstetri (p=0,020) Pendidikan (p=0,017), dukungan keluarga (p=0.037) dan efikasi diri (p=0,024)Kesimpulan:Tidak ada hubungan yang signifikan antara usia, status pekerjaan, pendapatan, paritas dengan risiko depresi postpartum, terdapat hubungan signifikan antara Pendidikan, dukungan keluarga, Riwayat obstetri, efikasi diri dengan risiko depresi postpartum.
Copyrights © 2024