Implementasi kurikulum merdeka menjadi salah satu langkah pemerintah Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penerapan pembelajaran informatika di semua jenjang pendidikan tidak terkecuali SMK menjadi bagian dari kebijakan kurikulum tersebut. Pelaksanaan mata pelajaran informatika sering menghadapi berbagai tantangan diantaranya minimnya partisipasi peserta didik dan tidak bervariasinya model pembelajaran sehingga berdampak pada kurang optimalnya capaian belajar siswa. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dampak model pembelajaran TGT pada capaian belajar informatika aspek kognitif dan afektif siswa SMK. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen Non-equivalent Pre-test Post-test Control-group. Terdapat 38 siswa di kelas eksperimen dan 35 siswa di kelas kontrol. Analisis uji asumsi normalitas dan homogenitas menunjukkan kriteria data tidak terpenuhi sehingga uji nonparametrik Mann Whitney digunakan. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan pada nilai post-test ranah kognitif, di mana rata-rata kelas eksperimen mencapai 85,68, sedangkan kelas kontrol hanya 62,74 (Sig. 0,000). Ranah afektif juga menunjukkan keunggulan kelas eksperimen dibandingkan kontrol (Sig. 0,000). Kesimpulannya, model pembelajaran TGT berpengaruh positif pada capaian belajar aspek kognitif dan afektif siswa.
Copyrights © 2025