Dalam upaya mengoptimalkan efektivitas pembelajaran diperlukan penerapan model dan tujuan pembelajaran yang sesuai. Model yang umum diterapkan adalah Problem-Based Learning (PBL). Meskipun demikian, penerapan PBL masih menghadapi tantangan yaitu mengintegrasikan teknologi untuk mendukung kolaborasi dan pembelajaran secara lebih efisien. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pengaruh penggunaan model PBL yang dibantu teknologi, seperti ChatGPT dan GitHub terhadap hasil belajar siswa. Tiga aspek yang ditinjau adalah aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif yang diwakilkan kemampuan kolaborasi siswa. Penelitian ini menggunakan desain weak experiment dengan metode static group pre-test - post-test. Data sampel penelitian terdiri dari dua kelas di SMKN 5 Malang pada mata pelajaran Pemrograman Perangkat Bergerak untuk kelas XI – PPLG. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa aspek kognitif memenuhi asumsi uji parametrik, sehingga uji parametrik dapat diterapkan. Namun, pada aspek psikomotorik dan kemampuan kolaborasi, uji asumsi tidak memenuhi kriteria, sehingga uji non-parametrik digunakan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT dan GitHub memberikan perbedaan yang signifikan pada aspek kognitif dengan nilai 0,94 yang artinya sangat besar. Namun, untuk aspek psikomotorik dan kemampuan kolaborasi tidak ditemukan perbedaan yang signifikan.
Copyrights © 2025