Penelitian ini mengkaji pengaruh Problem-Based Learning (PBL) berbantuan GitHub dan ChatGPT terhadap hasil belajar dan kemampuan abstraksi siswa dalam pembelajaran Pemrograman Web di SMKN 5 Malang. Sebelumnya, PBL telah diterapkan tanpa memanfaatkan GitHub dan ChatGPT secara maksimal; GitHub hanya digunakan terbatas, sementara eksplorasi materi dilakukan melalui W3Schools. Penelitian menggunakan metode weak experiment dengan pendekatan kuantitatif dan desain static group pretest-posttest, melibatkan kelas kontrol dan eksperimen. Pada kelas kontrol, PBL dilakukan tanpa GitHub dan ChatGPT, sedangkan pada kelas eksperimen menggunakan keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantuan GitHub dan ChatGPT tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif dan psikomotorik siswa. Namun, terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan abstraksi siswa. Keterlibatan aktif siswa dan optimalisasi teknologi menjadi faktor kunci keberhasilan pembelajaran. Meskipun tidak ada perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara kedua kelompok, terdapat perbedaan signifikan pada kemampuan abstraksi. Penelitian merekomendasikan pemanfaatan teknologi secara intensif serta eksperimen dengan variabel yang lebih terkontrol untuk hasil yang lebih valid.
Copyrights © 2025