Desa Rancakalong memiliki angka Stunting sebesar 23 % yang terjadi peningkatan menjadi 27% di tahun berikutnya (naik 4%). Stunting berawal dari : 1). Kurangnya nutrisi atau makanan bergizi saat ibu hamil sampai melahirkan; 2) Kurangnya nutrisi ibu menyusui saat pemberian Air Susu Ibu (ISU) atau bahkan anak usia 6-24 bulan yang tidak diberikan ASI Ekslusif yang menurut penelitian hal ini memiliki resiko Stunting; 3). Kurangnya makanan bergizi sampai 1.000 hari pertama kehidupan balita. Universitas Islam Nusantara sepakat fokus menekan angka stunting. Di Desa rancakalong, terdapat 22 keluarga sasaran Keluarga penerima manfaat (KPM) terdapat anak Stunting. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode partisipasi dan metode penerapan hasil riset kedalam pengabdian kepada masyarakat. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berdampak terhadap masyarakat berupa kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan dalam membantu pemenuhan gizi keluarga dan memperkuat ketahanan pangan. Hal ini untuk menekan angka stunting di Desa Rancakalong
Copyrights © 2024