Bali-Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara
Vol. 4 (2024): Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara

PENCIPTAAN TARI GALOMBANG CARANO DENGAN PENDEKATAN SILAT MINANGKABAU

Yulinis, Yulinis (Unknown)
Mawan, I Gede (Unknown)
Dewi, Ni Made Liza Anggara (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jan 2025

Abstract

Membentuk seni yang kreatif memang tidak mudah, karena bentuk kerjanya adalah berbentuk kolektif. Pencipta seni harus mampu memadukan unsur-unsur yang terlibat dalam satu kesatuan yang utuh. Unsur-unsur yang terlibat ini juga manusia yang memiliki kreativitas dan pemaknaan sendiri. Maksudnya, dalam sebuah tari, seorang penari akan memiliki interpretasi sendiri, sehingga ketika bergerak, wujud yang hadir adalah wujud dari interpretasi penari tersebut. Kalau ini terjadi maka akan ada perbedaan maksud. Untuk itu seorang koreografer harus bisa menyatukan seluruh kemampuan unsur untuk menjadi sesuatu yang benar-benar mereka sepakati. Koreografer merupakan tonggak utama yang harus sensitif dan kreatif. Kemampuan sensitivitasnya bisa menangkap tema untuk dikembangkan menjadi sesuatu yang baru (redefinition) secara sepenuhnya dan dengan kreativitasnya sanggup mereproduksi kembali tangkapan dengan baik, kaya, kena dan penuh elaborasi detil yang tepat. Untuk unsur yang lain seperti penari, pemusik dan unsur lainnya merupakan unsur yang akan menjalankan gagasan sang koreografer. Akan tetapi tidak tertutup kemungkinan terhadap unsur lain dalam menerapkan kreativitasnya sejauh tidak bertentangan dengan kreativitas koreografer. Galombang Carano membantu pengembangan konsep tradisi untuk kepentingan pertunjukan yang lebih modern dan kontemporer. Hal ini merupakan wujud dari perkembangan tari saat ini di Minangkabau Sumatera Barat. Begitu pula hendaknya karya-karya tari yang lain dengan memakai konsep seni tradisional setempat.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

bdw

Publisher

Subject

Arts

Description

Seminar Nasional Republik Seni Nusantara adalah sebuah forum akademis yang membahas berbagai aspek seni dan budaya Nusantara. Dalam prosiding ini, para peneliti dan akademisi berkumpul untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka mengenai seni dan budaya, dengan fokus khusus pada konteks Republik ...