Fikih merupakan hasil pemahaman terhadap dalil syariat yang menghasilkan produk berupa hukum-hukum. Di dalam fikih terkadang terdapat permasalahan perbedaan pendapat ulama dalam suatu perkara atau disebut dengan khilafiyah. Dalam menghadapi khilafiyah masih ditemukan sikap Ta’asub dalam masyarakat. Salah satu penyebab munculnya sikap Ta’asub adalah melalui proses pembelajaran di sekolah. Strategi guru dalam mengajarkan materi Fikih yang bersifat khilafiyah, memiliki pengaruh besar terhadap sikap peserta didik dalam menghadapi perbedaan (Khilafiyah) yang ada di sekitarnya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Strategi guru PAI dalam mengajarkan materi Fikih yang bersifat khilafiyah di SMP Negeri 1 Gunung Talang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Sedangkan metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi atau cara guru PAI SMP Negeri 1 Gunung Talang dalam mengajarkan materi Fikih yang bersifat khilafiyah diantaranya adalah tidak memunculkan khilafiyah tersebut kecuali ditanyakan atau dimunculkan oleh peserta didik. Menganalisa kembali perbedaan yang ada sebelum diajarkan, menekankan pada akhlak bertoleransi, menggunakan metode diskusi kelompok, memberi kesempatan bertanya dan Menyajikan dengan bahasa yang sederhana.
Copyrights © 2024