Dalam konteks pembongkaran bangunan, terutama di area perkotaan yang padat, penerapan metode pembongkaran yang aman dan efektif sangat diperlukan. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, artikel ini membahas penerapan metode top down manual dalam pembongkaran gedung, dengan fokus pada proyek di kawasan Ring 1 Jakarta, yang merupakan pusat kegiatan ekonomi, politik, dan sosial. Proses pembongkaran ini tidak hanya harus mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga risiko terhadap lingkungan dan keselamatan kerja. Melalui pengenalan prosedur keselamatan yang komprehensif, penyediaan alat pelindung diri, dan pengawasan ketat terhadap penerapan standar keselamatan, manajemen K3 dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Meskipun metode yang diterapkan dirancang untuk meningkatkan keselamatan, catatan kecelakaan yang terjadi menegaskan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap manajemen K3 di setiap tahap proyek konstruksi
Copyrights © 2024