Penerapan Building Information Modeling (BIM) semakin populer di kalangan perusahaan konstruksi karena dianggap sebagai metode yang sangat efektif dalam merencanakan semua proyek konstruksi serta berpusat pada data. Salah satu upaya untuk menghindari terjadinya pekerjaan yang berulang karena kesalahan dalam perencanaan proyek konstruksi dapat dideteksi sejak awal dengan mengimplementasikan BIM (Building Information Modelling) yang dapat melakukan analisis tabrakan ( Clash detection ) pada setiap disiplin pekerjaan struktur, arsitektur, MEP maupun disiplin lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Clash detection lantai 1 pada proyek pembangunan Gedung PMI Jakarta. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan software Building Information modelling (BIM ) yaitu Autodesk Revit untuk membuat 3D modelling dan juga Autodesk Naviswork yang di gunakan untuk melakukan analisis clash detection. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu melakukan 3D Modelling terlebih dahulu menggunakan software autodesk revit,lalu selanjutnya melakukan analisis clash detection menggunakan software autodesk naviswork. Alur analisis diawali dengan melakukan modelling 3D,kemudian model tersebut diimport ke dalam software Navisworks Manage untuk dilakukan clash detection menggunakan fitur Clash Detective. Ditemukan adanya 186 clash pada elemen struktur, arsitektur, dan MEP yang mana sebagian besar disebabkan oleh elemen dinding dan pipa plumbing.
Copyrights © 2024